Saturday, May 7, 2011

Aktifitas di Sesar Danau Ranau Aktif Terus Diwaspadai

Palembang - Matinya ribuan ikan di Danau Ranau, dimungkinkan akibat aktifitas sesar dasar danau yang terletak di perbatasan Lampung Barat dan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Meski kesimpulan belum mengarah kepada kembali aktifnya Gunung Sinabung, namun status waspada tetap diberlakukan.

“Belum bisa menjadi kesimpulan Danau Ranau aktif kembali seperti Gunung Sinabung. Walau tidak dapat dipungkiri Danau Ranau terdapat banyak sesar aktif. Hal ini dibuktikan dengan terecordnya gempa mikro saat para ahli memasang peralatan seismik di Ranau,” demikian rilis dari Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, Sabtu (07/05/2011).

“Aktifitas sesar akan memicu peningkatan dan terkumpulnya energi di sesar-sesar sekitar Ranau yang berakibat meningkatnya pelepasan H2S yang membunuh ikan-ikan di danau tersebut,” jelasnya.

Meski begitu, belajar dari gempa Liwa tahun 1994, saat itu gempa terjadi setelah sesar Liwa aktif. Maka harus lebih ada penelitian ulang yang komprehensif untuk bisa meyakini apakah ada kaitan antar aktifitas seismik di Danau Ranau dengan Gunung Sinabung.

"Tapi yang jelas, selama proses penelitian lebih lanjut, semua pihak diharapkan untuk terus waspada," ujar Andi Arief.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, beberapa kali terjadi matinya ribuan ikan di Danau Ranau. Terhadap infomarsi tersebut, tim ahli dari Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, melakukan penelitian ke lokasi.

No comments:

Post a Comment